Postingan

My Daily Story

Gambar
Bagian 41 "Rambut Warna-Warni" Ilustrasi foto rambut warna-warni   Membereskan barang-barang lama memang melelahkan, namun ada kesenangan tersendiri ketika menemukan barang-barang kenangan. Apalagi barang kenangan waktu kecil, serasa ingin kembali lagi ke masa itu. Di sebuah kardus kecil aku menemukan banyak sekali rambut palsu yang warna-warni, aku ingat dibalik cerita rambut palsu itu karena aku sering tidak jajan di sekolah hanya untuk membeli rambut palsu. Mungkin waktu zaman sd, aku sering bermain salon-salon nan dan ceritanya setiap ke salon harus ganti warna cat rambut. Makanya setiap harinya aku selalu membeli rambut palsu agar aku bisa ganti warna rambut. Alhasil aku dimarahi oleh umi, dan aku masih ingat perkataan umi begini"kalau masih beli rambut palsu, umi ngga akan ngasih uang jajan" Ya pada akhirnya aku nurut. Rambut palsu sebanyak ini mengingatkan ku pada masa kecil yang selalu mementingkan gaya tanpa mementingkan isi perut. Kalau dipikir...

My Daily Story

Gambar
Bagian 40 "Melamun" Ilustrasi foto melamun  Duduk di kursi sambil memegang sekotak rambut palsu yang banyak sekali, membuatku sedikit mengkhayal begini "Bagaimana kalau palsu ini aku pake sekarang, mungkin semua orang akan bilang aneh. Tapi ko dulu pede aja yah pake rambut warna-warni seperti ini, rasanya keren aja gitu. YaAllah aku pernah sepede itu, kalau inget sekarang rasanya malu sendiri dulu suka pake rambut warna-warni seperti pelangi."  Dan aku pun tertawa membayangkan nya, dan situ ada sibungsu. Dia langsung mengambil kotak itu dan berkata " ih teh Ica bagus, warna-warni" dan aku menjawabnya begini " ini namanya rambut palsu, dulu teteh sering pake ini setiap harinya". Dan dia semakin terpancing untuk bercerita tentang tokoh kartun yang selalu ia tonton. Dan akhirnya sekotak kecil yang berharga itu, ku berikan pada si bungsu.

My Daily Story

Gambar
Bagian 39 "Scroll Media Sosial" Ilustrasi foto scroll media sosial Scroll media sosial mungkin obat penghibur,  setelah menjalani hari yang padat. Karena tidak ada lagi kegiatan yang menyenangkan selain ini. Setelah semua pekerjaan beres, aku selalu menghabiskan waktuku untuk scroll media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Ig. Tidak merasa bosen karena sambil ngabuburit, namun orang rumah selalu saja beilang begini "Ngga ada bosennya tiap hari pegang handphone terus, bosen liat nya" tuh kan yang bosen itu bukan aku tapi orang lain yang melihatnya .

My Daily Story

Gambar
Bagian 38 "Mendengarkan Musikalisasi Puisi" Ilustrasi foto mendengarkan musikalisasi puisi Setelah solat tarawih yang kulakukan hanya rebahan sambil mendengarkan musikalisasi puisi Khoirul trian. Aku senang sekali bisa mendengar puisi-puisi nya karena bahasa yang digunakan ringan dan puisinya sangat mewakili perasaan. Misalnya puisi trakhirnya yang berjudul "Mei Rindu" ini tetang kerinduan yang sangat panjang dan arti pulang yang sangat bermakna. Setiap baitnya sangat mewakili perasaan,karena memang di bulan mei ini, kita sangat rindu akan pertemuan. Mau itu teman, pedagang siapupun itu aku rindu. Semoga dengan kerinduan yang sangat panjang ini bisa lebih menghargai dengan baik arti pertemuan.

My Daily Story

Gambar
Bagian 37 "Merasa Bersyukur" Ilustrasi foto merasa bersyukur Kondisi ramadhan tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun tidak membatasi aku untuk tetep produktif, mengerjakan tarawih dan tadarus. Selain itu, aku selalu menyiapkan makanan untuk berbuka puasa. Walaupun ramadhan kali ini beda, tapi aku merasa bersyukur bisa kumpul bersama keluarga karena waktu ramadhan tahun kemarin aku berpuasa sendiri, di kosan. Hikmah dari adanya wabah ini, mengajarkan kita untuk terus ingat sama yang menciptakan yaitu Allah SWT dan bisa mempererat hubungan bersama sanak saudara.

My Daily Story

Gambar
Bagian 36 "Menonton Video Monolog Diriku" Ilustrasi foto nonton bareng  Sesudah berbuka, dan solat magrib. Sudah menjadi kebiasaan keluargaku, selalu ngumpul dan duduk bersama untuk menunggu tarawih. Kali ini aku, umi, kakak dan si bungsu menonton video monolog yang ku buat tadi siang. Semua orang menertawakan aku, karena aktingnya bikin ngakak. Iya sih, soalnya aku sendiri pun pengen ketawa liatnya apalagi orang lain. Terus ada beberapa adegan yang dipotong dan lupa dialog, makanya hasil videonya pun pas-pasan. Namun aku merasa senang aja, karena tugasnya beres tepat waktu dan aku bisa merasakan monolog untuk pertama kalinya. Walapun perjuangan banget setiap sahur harus menghafal, sampai orang-orang pun hafal dengan dialognya. Karena setiap harinya aku membacakan dialog dengan teriak-teriak, hingga orang rumah hafal dengan sendirinya.

My Daily Story

Gambar
Bagian 35 "Membuat Video Monolog" Ilustrasi foto salah satu adegan   Di hari selasa ini, aku sudah menjadwalkan untuk membuat video monolog. Dan aku meminta bantuan kepada kakak, awalnya sih dia menolak. Namun penolakan itu tidak berlaku, kalau umi yang sudah meminta. Hingga akhirnya kakakku membantu mulai dari menyiapkan properti, makeup, cameraman, dan editing pun dia yang lakuin. Ah senangnya dalam hati, punya kakak yang bisa membantu ketika aku keteteran mengerjakan tugas. Tak lupa ini semua berkat umi, akhirnya video monolognya selesai. Terimakasih umi, terimakasih ahodjer, karena berkat kalian tugas akhirku selesai.