My Daily Story

Bagian 28
"Amanat yang Dapat Diambil dari Menonton Monolog"

Ilustrasi foto menonton monolog

Waktu itu aku menonton sebuah pertunjukan monolog di YouTube, karena salah satu tugas mata kuliah pentas drama. Karena hari ini tidak ada cerita yang baik untuk di ceritakan diblog. Jadi aku inisiatif aja, pengen upload cerita tapi ngga punya cerita. Seperti halnya dengan Ingin memamerkan pacar, tapi tak punya pacar. Makanya aku sering halu, dengan anime. Tapi kali ini semoga halu ceritanya bisa bermanfaat untuk teman-teman semua. Aku ditugaskan untuk menonton 4 monolog, dan setiap video tersebut di komentari boleh itu amanat, tata panggung dll. Dan aku lebih memilih amanat karena aku lebih suka mengambil hikmah dari semua kejadian, begitupun dengan monolog yang ku tonton aku lebih memilih amanat. Ke-4 monolog itu diantaranya:
1. Amanat dari video monolog "aeng" Karya : Putu Wijaya

Menurut saya amanatnya orangtua itu harus memberi teladan yang baik kepada anaknya.  Hal ini kita dapat melihat bagaimana Alimin yang sedari kecil telah mendapat pelajaran tentang kejahatan. Kejahatan yang dilakukan ayahnya seolah-olah melekat kuat dalam ingatannya. Alimin akhirnya tumbuh menjadi seperti yang ia lihat dan ia dengar. Oleh karena itu kita sebagai orang tua harus pinta-pintar dalam mendidik anak, kita harus mampu membangun jati diri anak sesuai dengan yang ia lihat dan ia dengar, kita harus mampu memberi teladan yang baik bagi dirinya agar kelak ia tumbuh menjadi pribadi yang baik dan berguna bagi masyarakat. Hak anak adalah mendapatkan pendidikan yang baik dari keluarga dan masyarakat
2. Amanat dari video monolog "Balada Sumarah" Karya : Tentrem Lestari
Menurut saya amanatnya jangan menuduh seseorang dengan dugaan, karena harus dilandasi dengan bukti. Hal ini bisa diambil dari kisah Sumarah yang selalu difitnah oleh orang lain, namun tidak di landasi bukti. Dan berakibat kepada psikis Sumarah yang membunuh majikannya. Oleh karena itu jangan memfitnah seseorang, karena akan berujung dengan penyesalan.
3. Amanat dari video monolog "Koruptor Budiman" Karya : Agus Noor
Menurut saya amanatnya tidak ada orang baik, mengaku dirinya sebagai orang yang baik. Karena orang yang berbuat tidak baik tentu dia orang yang tidak baik. Mungkin dapat diambil dari perlakuan koruptor yang mengakui dirinya salah, tetapi dengan kesalahannya dia menganggap dirinya benar itu salah. Intinya ketika membuat kesalah kita harus mengakui, dan tidak ada kesalahan untuk kebaikan.
4. Amanat dari video monolog "Demokrasi" Karya : Putu Wijaya
Menurut saya amanatnya tidak ada "demokrasi" yang "terbeli". Hal ini dapat dikaitkan dengan seorang pak RT yang termakan rayuannya untuk memperjual belikan hak rakyat nya. Padahal kita sebagai pemimpin harus bisa membela kebenaran dan memperjuangkan hak rakyat nya, agar rakyat bisa mendapatkan haknya. Oleh karena itu jika kita diamanatkan sebagai pemimpin, harus bisa memegang janji dan tidak mudah terbeli dengan uang. Dan kita harus berpikir bahwa uang bukan lah segalanya, yang penting demokrasi berjalan dan rakyat bahagia.

Mungkin hanya itu saja, amanat yang bisa diambil dari ke empat video monolog tersebut. Terima kasih, semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

My Daily Story

My Daily Story

My Daily Story