Makalah Jenis Naratif dalam Menulis Faktual
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Menulis faktual merupakan sebuah proses komunikasi atau pemberian ide, gagasan, dan pikiran dengan bahasa yang dapat dipahami oleh orang lain dalam bentuk atau wujud bahasa tulis yang berdasarkan fakta-fakta. Menulis factual pada hakikatnya menulis berbasis pendekatan proses dan menulis berbasis pendekatan genre. Pembelajaran yang terkait dengan kegiatan praktik menulis meliputi, kegiatan prapenulis, penulisan berbagai bentuk faktual, pacapenulisan, dan menilai tulisan.
Adapun macam-macam menulis faktual di antaranya deskripsi, narasi, recount, eksposisi, eksplanasi, prosedur, new item atau berita. Dan pembahasan kali ini akan membahas teks narasi dalam menulis faktual. Narasi atau naratif adalah tulisan berbentuk karangan yang menyajikan serangkaian pristiwa atau kejadian menurut urutan terjadinya atau kronologis dengan maksud memberi makna kepada sebuah atau rentetan kejadian sehingga pembaca dapat memetic hikmah dari cerita itu.
B. Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan Teks Narasi ?
2.
Apa saja ciri-ciri dari Teks Narasi ?
3.
Apa tujuan dari
Teks Narasi ?
4.
Bagaimana
Struktur
Narasi ?
5.
Bagaiamana
Kebahasaan
Teks Narasi ?
6.
Apa
saja Unsur-Unsur
Narasi ?
7.
Apa
saja Jenis-Jenis
Narasi ?
8.
Bagaimana
langkah-langkah menulis karangan Narasi?
C. Tujuan
1.
Mengetahui
pengertianTeks Narasi.
2.
Mengetahui apa saja ciri-ciri dari Teks Narasi.
3.
Mengetahui
tujuan dari Teks Narasi.
4.
Mengetahui
Struktur Narasi.
5.
Mengetahui
Kebahasaan Teks Narasi.
6.
Mengetahui
Unsur-Unsur Narasi.
7.
Mengetahui
Jenis-Jenis Narasi.
8.
Mengetahui
langkah-langkah menulis karangan Narasi.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Teks Narasi
Istilah narasi atau sering disebut juga naratif berasal dari bahasa inggris narration (cerita) dan narrative (menceritakan). Narasi adalah salah satu jenis pengembangan paragraph dalam sebuah tulisan yang rangkaian pristiwa dari waktu ke waktu dijabarkan dengan urutan awal, tengah, dan akhir. (Anonymous, 2013)
Teks narasi atau Paragraf Naratif adalah karangan berbentuk kisahan yang terdiri atas kumpulan yang disusun secara kronologis (menurut urutan waktu) sehingga menjadi rangkaian cerita yang lengkap. (Ilham, 2019)
Narasi merupakan salah satu jenis pengembangan paragraf dalam sebuah tulisan yang rangkaian peristiwa dari waktu ke waktu dijabarkan dengan urutan awal, tengah, dan akhir. Narasi bisa berupa fiksi dan dapat pula non fiksi. Narasi dapat dijumpai pada karya seperti cerpen, biografi, novel dan lain sebagainya. (Ilham, 2019)
Narasi adalah cerita dengan masalah atau komplikasi peristiwa dan mencoba menemukan solusi untuk memecahkan masalah. Yang merupakan bagian penting dari teks naratif adalah bentuk atau mode naratif dan metode yang digunakan untuk berkomunikasi narasi melalui narasi proses. (Saputra, 2019)
Narasi adalah karangan yang berupa rangkaian pristiwa yang berdasarkan urutan waktu. Karangan yang termasuk jenis ini adalah karangan fiksi, seperti novel, cerpen, dan roman. (Abdul Munif. 2007:5) dalam (Prasetya, 2011).
B. Ciri-ciri Teks Narasi
Untuk mengenali sebuah teks atau paragraf narasi dan sekaligus untuk referensi membuat karangan atau teks narasi, maka harus mengenal ciri-ciri dari teks narasi
Ciri-ciri dari teks narasi adalah sebagai berikut:
1. Menonjolkan
unsur perbuatan atau tindakan
2. Dirangkai
dalam urutan waktu
3. Ada konfiks,
konfiks adalah himbauan tunggal yang terjadi dari perpaduan awalan dan akhiran
yang membentuk satu kesatuan. Beberapa
konfiks diantaranya adalah :
a.
Konfiks ke-an : keindahan
b.
Konfiks pe-an : pengiriman
c.
Konfiks per-an : pergaulan
d.
Konfiks ber-an : berpandangan
e.
Konfiks se-nya : setibanya
f.
Konfiks me-kan : menyelesaikan
4. Menggunakan
kata ulang.
Kata ulang atau proses pengulangan atau reduplikasi
ialah pengulangan satuan gramatik baik seluruhnya maupun sebagian dan dalam hal
ini ada yang berupa variasi fonem ataupun tidak. Hasil pengulangan itu disebut
kata ulang.
Macam-macam
pengulangan :
a.
Pengulangan seluruh yaitu
pengulangan bentuk dasar tanpa perubahan fonem dan tidak berkomunikasi dengan
proses pembubuhan afiks, misalnya : buku : buku-buku
b.
Pengulangan bentuk dasar secara
sebagian , misalnya : membaca : membaca-baca
c.
Pengulangan yang berkombinasi dengan
proses pembubuhan afiks. Dalam golongan ini, bentuk dasar diulang seluruhnya
dan berkombinasi dengan proses pembubuhan afiks, misalnya : menghubung-hubungkan,
memata-matai
d.
Pengulangan dengan perubahan fonrm
suatu bentuk pengulangan terhadap suatu kata yang susunan katanya berubah
misalnya gerak menjadi gerak-gerik
e.
Kata ulang semu kata ulang yang
berupa kata dasar. Seperti kupu-kupu, biri-biri, kura-kura.
5. Ada unsur
tempat, suasana pelaku dan waktu
6. Menguraikan
atau mengisahkan suatu peristiwa
7. .Membangun
alur dan mengutamakan faktor kronologis dan waktu
8. Adanya unsur
perbuatan atau tindakan
9. Adanya unsur
rangkaian cerita
10. Adanya sudut
pandang pengarang
11. Adanya keterangan
nama tokoh dalam cerita
12. Adanya
keterangan yang menjelaskan latar kejadian peristiwa
13. Unsur
pikiran lebih tajam dibandingkan unsur perasaan
14. Menggunakan
bahasa sehari-hari
15. Peristiwa
atau kejadian yang disampaikan berupa peristiwa yang benar-benar terjadi,
dapat berupa semata-mata imajinasi atau gabungan keduanya.
16. Berlandaskan
konfiks, karena tanpa konfiks biasanya narasi tidak menarik.
17. Memiliki
nilai estetika.
18. Menekankan
susunan secara kronologis (Ilham, 2019)
C. Tujuan Narasi
Secara fundamental ada beberapa tujuan menulis narasi yaitu:
1. Memberikan informasi atau wawasan dan memperluas pengetahuan
2. Memberikan pengalaman estetis kepada pembaca (Ilham, 2019)
Menurut (Saputra, 2019) tujuan teks Naratif adalah untuk menghibur pembaca dengan cerita.
D. Struktur Narasi
Adapun beberapa uraian di atas juga terdapat struktur dalam penulisannya diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Pengenalan
Pada bagian ini berisi tentang pengenalan tokoh suasana ,latar dan lain sebagainya.
Pada bagian ini berisi tentang pengenalan tokoh suasana ,latar dan lain sebagainya.
2. Awal pertikaian
Pada bagian ini berisi konfik atau permasalahan awal yang ditampilkan oleh penulis.
3. Klimaks atau puncak pertikaian
Pada bagian ini berisi tentang ilustrasi konflik utama atau inti dari cerita
4. Anti klimaks atau penyelesaian
Pada bagian ini berisi tentang penyelesaian permasalahan yang terjadi dalam cerita dan menandakan berakhirnya cerita. (Ilham, 2019)
E. Kebahasaan Teks Naratif
Sebelum membuat mambahas contoh tersebut maka harus tahu juga kebahasaan Narrative Text diantaranya adalah
1. Menggunakan kata yang bijak
2. Menggunakan bahasa yang dan terkesan formal
3. Menggunakan jenis tanda baca dengan keterangan dan kata kerja.
4. Menggunakan objek dan keterangan
5. Menggunakan kata kerja yang aktif
6. Berisi dialog dan narasi (Ilham, 2019)
F. Unsur-Unsur Narasi
1.
Alur
(Plot)
Alur atau plot adalah deretan kejadian yang mengatur hubungan peristiwa demi
peristiwa agar saling berkaitan secara logis.
2. Pengembangan
Pengembangan adalah deretan kejadian yang dimulai dengan pengenalan atau
pendahuluan (Pengenalan Tokoh), isi peristiwa (konflik antar tokoh) dan penutup
(Penyelesaian) (Ilham, 2019)
Alur atau plot adalah deretan kejadian yang mengatur hubungan peristiwa demi peristiwa agar saling berkaitan secara logis.
Pengembangan adalah deretan kejadian yang dimulai dengan pengenalan atau pendahuluan (Pengenalan Tokoh), isi peristiwa (konflik antar tokoh) dan penutup (Penyelesaian) (Ilham, 2019)
G. Jenis-Jenis Narasi
1. Narasi informatif
Narasi informatif adalah narasi yang memiliki sasaran penyampaian informasi secara tepat tentang suatu peristiwa dengan tujuan memperluas pengetahuan orang tentang kisah seseorang.
2. Narasi ekspositorik
Narasi informatif adalah narasi yang memiliki sasaran penyampaian informasi secara tepat tentang suatu peristiwa dengan tujuan memperluas pengetahuan orang tentang kisah seseorang.
2. Narasi ekspositorik
Narasi ekspositorik adalah narasi yang memiliki sasaran penyampaian informasi secara tepat tentang suatu kejadian atau peristiwa dengan tujuan memperluas pengetahuan orang tentang kisah seseorang. Pada narasi ekspositorik, penulis menceritakan suatu peristiwa berdasarkan data yang sebenarnya.
Pelaku yang ditonjolkan biasanya, satu orang. Pelaku diceritakan mulai dari kecil hingga saat ini atau sampai terakhir dalam kehidupannya. Karangan narasi diwarnai oleh eksposisi, maka ketentuan eksposisi juga berlaku pada penulisan narasi ekspositorik. Ketentuan ini berkaitan dengan penggunaan bahasa yang logis, berdasarkan fakta yang ada, tidak memasukan unsursugestif atau bersifat objektif.
3. Narasi artistik
3. Narasi artistik
Narasi artistik adalah narasi yang berusaha untuk memberikan suatu maksud tertentu, Narasi artistik ini pula menyampaikan sebuah amanat terselubung kepada para pembaca atau pendengar sehingga tampak seolah-olah melihat. Ketentuan ini berkaitan dengan penggunaan bahasa yang logis, berdasarkan fakta yang ada, tidak memasukan unsur sugestif atau bersifat objektif.
4. Narasi sugestif
4. Narasi sugestif
Narasi sugestif adalah narasi yang berusaha untuk memberikan suatu maksud tertentu, menyampaikan suatu amanat kepada para pembaca atau pendengar sehingga tampak seolah-olah melihat. (Ilham, 2019)
H. Langkah-langkah menulis karangan narasi
1. Tentukan
dulu tema dan amanat yang akan disampaikan
2. Tetapkan
sasaran pembaca
3. Rancang
peristiwa-peristiwa utama yang akan ditampilkan dalam bentuk skema alur
4. Bagi
peristiwa utama itu ke dalam bagian awal, perkembangan, dan akhir cerita
5. Rincian
peristiwa-peristiwa utama ke dalam detail-detail peristiwa sebagai pendukung
cerita
6. Susun tokoh
dan perwatakan, latar, dan sudut pandangan
7. Mengerti
aturan tanda bacanya dalam kalimat tersebut (Ilham, 2019)
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan isi makalah ini dapat disimpulkan bahwa narasi merupakan suatu karangan yang menceritakan suatu pristiwa secara runtut atau berurutan. Dan hanya menggunakan satu alur saja. Bentuk paragraph narasi sendiri dapat berbentuk cerpen, novel maupun teks berita.
B. Saran
Apabila dalam penyusunan makalah ini terdapat suatu kekurangan, maka kami sebagai penyusun menerima dengan besar hati apabila ada kritik, dan saran dari pembaca guna kesempurnaan dari makalah-makalah selanjutnya.
DAFTAR PUSTAKA
Anonymous. (2013). Makalah Narasi. Zeya. http://zeyacute.blogspot.com/2013/07/makalah-narasi.html?m=1
Ilham, M. (2019). Teks Narasi – Pengertian, Ciri, Tujuan, Struktur, Unsur, Jenis Dan Contoh. MateriBelajar.Co.Id. https://materibelajar.co.id/teks-narasi/
Prasetya, R. (2011). Makalah Narasi. Rara Prasetya’s Blog. http://raraprasetyasblog.blogspot.com/2011/04/makalah-narasi.html?m=1
Saputra. (2019). Narrative Text. MateriBelajar.Co.Id. https://materibelajar.co.id/narrative-text/
Komentar
Posting Komentar