Uraian Peta Hidup
URAIAN PETA HIDUP
Risa Amaliah lahir di Cianjur, 11 Mei 2000. Anak dari
pasangan H. Zenal Abidin dan Hj. Rohilah. Sejak kecil dia dan 6 saudaranya
terbiasa hidup sederhana, Ayahnya seorang pedagang bunga potong sedangkan
Ibunya hanya seorang Ibu rumah tangga. Namun keluarganya penuh dengan
kebahagiaan, karena bagi keluarganya uang bukanlah segalanya.
Ketika kecil Risa tidak sekolah TK, dia hanya diajarkan oleh
Ibunya bagaimana caranyamenulis, membaca, dan mengenal huruf. Dan setelah Risa
berumur 6 tahun, dia disekolahkan di SDN Cipendawa yang jaraknya tidak jauh
dari rumahnya. Risa mulai bersekolah SD tahun 2006 dan lulus tahun 2012. Dia di
SD terbilang murid cukup pandai, karena waktu SD dia terpilih perwakilan lomba
mengarang, dan lomba keagamaan, dan Alhamdulillah dia juara 2. Tak hanya itu,
Risa pernah menjadi anggota paskibra, pramuka dan juga pernah menjadi drijen
padus setiap hari senin. Keaktifan dan keahliannya, menjadikan dia sosok yang
banyak dikenal oleh banyak orang, dan menjadikan orangtuanya bangga pada
dirinya.
Setelah melewati masa merah puti (SD), Risa melanjutkan SMP
nya di SMP Negeri 1 Sukaresmi, dia memilih SMP itu karena jarak sekolahnya
tidak jauh dari rumahnya, tak hanya itu sekolah SMPN 1 Sukaresmi menjadi SMP
favorit dikampungnya. Dan akhirnya dia bersekolah di SMPN 1 Sukaresmi, dia
merasakan bangga bisa bersekolah di SMP itu, dan dia selalu berusaha menjadi
yang terbaik. Waktu SMP Risa tidak terlalu aktif dalam
berorganisasi, dia hanya mengikuti drumband dan paskhas, itupun dia mengikuti
eskul hanya 1 tahun, karena dia berfikir prestasi akademik lebih penting
daripada berorganisasi. Risa selalu bermimpi bisa peringkat 1 di kelasnya, dan
akhirnya keinginan itu terwujud kan dia mendapatkan peringkat ke-1 di kelasnya
dari 40 siswa. mungkin ini cukup mustahil, tetapi dengan kerja keras, dan tekad
yang kuat Risa bisa bersaing dengan 40 siswa tersebut. karena waktu Risa kelas
7 dia selalu terpanggil diantara peringkat 7 dan 10, tetapi setelah naik kelas
Risa membuktikan bahwa dia mampu bersaing dengan siswa lainnya. Risa mulai
aktif di akademik tetapi sayangnya dia tidak aktif di ekskul tetapi dengan
prestasinya di akademik menjadikan dia
seorang yang dikenal dengan prestasi akademiknya, walaupun pendiam dan kurang
bergaul, tapi dia dikenal oleh banyak orang.
Setelah
menjalani kehidupan sebagai siswa SMP, Risa melanjutkan SMA ke SMA favorit di
daerahnya nya. sebelum masuk, Risa merasa tidak percaya diri bisa masuk ke SMA
favorit di daerahnya, karena harus melewati seleksi. jauh hari sebelum tes Risa
selalu menyempatkan belajar untuk persiapan testing, dan pada akhirnya tes pun
dimulai. Dan Risa pun merasa tidak yakin dengan hasil yang didapatkan, tetapi
Alhamdulillah Risa masuk seleksi, dan dia sangat bersyukur bisa masuk ke SMA
itu. Karena dia pantas mendapatkan kelulusan itu, karena dia selalu berusaha
mewujudkan suatu keinginannya, dengan tekad yang kuat. Dan pada akhirnya dia bisa
melewati jalur testing akademik sesuai dengan harapannya.
Dia
mulai SMA tahun 2015 dan dia lulus tahun 2018, sama seperti SMP Risa tidak
terlalu aktif dalam berorganisasi, dia hanya mengikuti satu organisasi saja
walaupun dia tidak aktif di organisasi tetapi dia selalu dapat peringkat di
kelasnya. Dan dia selalu menjadi murid teladan, karena Riza tidak pernah
melanggar aturan sekolah dan dia tidak pernah melenceng dari aturan sebagai
siswa. Dia sejak SMA selalu aktif di dalam kegiatan keagamaan, karena bagi dia
pengetahuan agama adalah nomor satu. Maka dari itu, dia sehabis pulang sekolah
selalu menyempatkan waktu untuk mentoring keagamaan.
Risa
lulus SMA tahun 2018 dan dia bercita-cita bisa melanjutkan kuliah di
universitas negeri, tetapi dia tidak ditakdirkan untuk lulus seleksi SNMPTN dan
SBMPTN. Dia tidak lulus seleksi tetapi dia tidak putus asa begitu saja, Riza
mendaftarkan diri ke universitas swasta di Bandung (UNISBA) dan dia lulus tanpa
seleksi titik tetapi kesempatan itu tidak diambil oleh Risa, karena dengan
alasan ayahnya tidak mengizinkan dan akhirnya dia pun menerima dengan lapang
dada. Akhirnya dengan kesepakatan kedua orang tuany, iya mendaftarkan diri ke universitas
suryakancana Cianjur dengan Prodi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Dengan
umur Risa yang baru 19 tahun, dan baru menginjak semester empat dia selalu
mempunyai keinginan untuk bisa menyelesaikan kuliahnya dengan tempat waktu dan
hasil yang yang memuaskan.
Komentar
Posting Komentar