My Daily story
Bagian 29
"Shareing Istilah-Istilah dari Virus Corona"
Ilustrasi foto virus corona
Kali kedua aku bikin blog yang bukan cerita, alesannya sama yaitu aku bingung mau bikin cerita apa, karena tidak ada cerita yang menarik untuk di ceritakan diblog. kali ini dunia telah digemparkan dengan wabah covid-19 atau Virus Corona. dan sebagian orang masih bingung membedakan beberapa istilah. Padahal mengetahui istilah-istilah itu penting, untuk bekal pertama memerangi virus Corona. Jangan sampai istilahnya tertukar, oleh karena itu aku ingin share istilah-istilah yang aku baca kemarin. Ini juga salah satu tugas mata kuliah Semantik, sekaligus menambah upload blog aku juga untuk memenuhi tugas mata kuliah Menulis Faktual.
Berikut ini ada beberapa istilah dalam kasus virus Corona yang sumber dari : Renita Novita Sari.2020.Saat Pandemi Corona Covid-19, 27 Istilah Populer yang Harus Dimengerti: Dari Novel sampai Viral Load di https://www.liputan6.com/bola/read/4214575/saat-pandemi-corona-covid-19-27-istilah-populer-yang-harus-dimengerti-dari-novel-sampai-viral-load (di akses 16 April 2020)
Beberapa
istilah-istilah yang terkenal selama pandemi corona Covid-19 diantaranya:
1. Wabah
Wabah
adalah tingkat kejadian penyakit yang lebih tinggi dari normal.
2. Epidemi
Epidemi
adalah situasi di mana penyakit menyebar dengan cepat di antara banyak orang,
dan dalam konsentrasi yang lebih tinggi dari biasanya. Namun, ini dalam skala
yang lebih kecil daripada pandemi.
3. Pandemi
Pandemi
adalah penyakit yang lazim di seluruh negara, benua, atau seluruh dunia.
Pandemi adalah epidemi yang telah menyebar di wilayah yang luas.
Organisasi
Kesehatan Dunia (WHO) secara khusus menggunakan pandemi untuk merujuk pada
penyakit baru yang orang tidak miliki kekebalannya dan yang telah menyebar ke
seluruh dunia. WHO telah menyatakan corona Covid-19 sebagai pandemi.
Corona Virus dan Novel
4. Corona
Virus
Coronavirus
sebenarnya bukan satu jenis. Virus itu adalah keluarga besar virus yang juga
mencakup SARS dan penyakit pernapasan ringan hingga besar lainnya. Virus corona
dapat menyebar di antara hewan dan manusia. Virus baru pertama kali terdeteksi
di China, diyakini berasal dari kelelawar.
5. COVID-19
Nama
teknis untuk coronavirus adalah SARS-CoV-2. Penyakit pernapasan yang
disebabkannya telah dinamai " penyakit coronavirus 2019," atau
Covid-19.
6. Novel
Novel
berarti " baru”. Jadi, Novel Corona Virus adalah jenis yang belum
terdeteksi pada manusia sebelumnya.
PDP dan ODP
7. PDP
Status
PDP atau Pasien Dalam Pengawasan juga bisa dikatakan memiliki indikasi atau
diketahui pernah melakukan kontak secara langsung dengan pasien yang positif
Virus Corona Covid-19.
Status
PDP diberikan kepada mereka yang memiliki gejala virus corona, Covid-19, yang
kita ketahui secara umum seperti panas badan dan gangguan saluran pernapasan.
Gangguan
saluran pernapasan itu bisa ringan atau berat, serta pernah berkunjung ke atau
tinggal di daerah yang diketahui merupakan daerah penularan virus corona
Covid-19.
Sehingga,
untuk hal ini disarankan orang tersebut dengan status PDP untuk menjaga jarak
dengan kebanyakan orang terdekatnya untuk mencegah penularan yang lebih banyak.
8. ODP
Status
ODP atau Orang Dalam Pemantauan diberikan kepada mereka yang memiliki riwayat
dari luar atau dalam negeri yang areanya terkonfirmasi ada kasus virus corona.
Orang
masuk dalam kriteria ODP jika mengalami gejala panas badan atau gangguan
saluran pernapasan ringan, dan pernah mengunjungi atau tinggal di daerah yang
diketahui merupakan daerah penularan virus tersebut. Selain itu, bisa juga
orang sehat yang pernah kontak erat dengan kasus terkonfirmasi virus corona
Covid-19.
Seperti
contohnya dalam hal ini biasanya, orang yang masuk dalam kelompok atau kategori
ODP belum menunjukkan gejala sakit akibat virus corona. Namun, jangan sepele
juga perihal ini, karena faktanya untuk kasus terbaru dari virus corona
Covid-19 sendiri terkadang bisa saja pasien yang terinfeksi tidak mengalami
gejala dasar yang diungkapkan sebelumnya.
9. Suspect Corona
Status
Suspect Corona diberikan kepada pasien yang diduga kuat terinfeksi dengan virus
corona Covid-19. Ciri-ciri orang yang masuk pada kategori ini adalah yang
sedang mengalami gejala-gejala dan juga pernah melakukan kontak dengan pasien
yang dinyatakan positif terkena vVirus corona Covid-19.
Isolasi dan Distancing
10. Lockdown
Lockdown
adalah situasi yang melarang warga untuk masuk ke suatu tempat karena kondisi
darurat. Lockdown juga bisa berarti negara yang menutup perbatasannya, agar
tidak ada orang yang masuk atau keluar dari negaranya.
11. Social Distancing
Social
Distancing adalah langkah-langkah yang diambil untuk memberikan jarak
antarorang untuk memperlambat penyebaran virus.
Contohnya
termasuk bekerja dari rumah, penutupan sekolah dan penundaan atau pembatalan
pertemuan massal. Dengan mempertahankan jarak 1 meter dari orang lain, dapat
membatasi penyebaran virus.
12. Physical Distancing
Physical
Distancing adalah kebijakan menjaga jarak fisik untuk memastikan penyakit tidak
menyebar. Pada 20 Maret 2020, WHO resmi mengganti frasa social distancing
menjadi physical distancing.
Alasannya,
penggantian frasa ini untuk mengklarifikasi bahwa terdapat perintah tetap
tinggal di rumah guna mencegah penyebaran virus corona. Kendati demikian, hal
ini tidak berarti bahwa seseorang memutus kontak dengan orang lain secara sosial.
13. Isolasi
Memisahkan
individu yang terinfeksi dan sakit dari individu yang sehat. Rumah sakit
biasanya menempatkan pasien yang sakit dalam isolasi untuk mencegah penyebaran
penyakit.
Karantina dan Screening
14.
Karantina
Pembatasan
pergerakan individu yang tampak sehat tetapi mungkin telah terkena penyakit
menular untuk melihat apakah mereka positif atau tidak. Panjang karantina
tergantung pada periode inkubasi. Biasanya ini terjadi pada orang setelah
pulang dari daerah penyebaran wabah.
15. Karantina Mandiri
Karantina
mandiri adalah aktivitas yang menunjukkan bahwa seseorang secara sukarela
mengurung diri mereka sendiri dengan, katakanlah, tinggal di rumah agar dapat
mencegah penyebaran penyakit.
16. Screening
Mengidentifikasi
orang yang mungkin telah melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi virus.
Hal ini untuk melihat apakah seseorang terjangkit virus itu, sering dengan
mengukur suhu tubuh mereka.
17. Inkubasi
Masa
inkubasi adalah waktu yang diperlukan untuk gejala muncul setelah seseorang
terinfeksi. Waktu ini bisa sangat penting untuk pencegahan dan pengendalian,
serta memungkinkan petugas kesehatan untuk mengkarantina atau mengamati orang
yang mungkin telah terpapar virus.
Rapid Test
18. Droplet
Tetesan
atau cipratan yang dihasilkan oleh bersin, batuk maupun saat berbicara. Tetesan
penderita corona dapat menyebarkan penyakit ketika orang yang terinfeksi batuk
atau bersin dan tetesan itu mendarat di mulut, hidung, atau mata orang
terdekat.
19. Rapid Test
Rapid
Test adalah metode uji cepat untuk melacak seseorang terinfeksi virus.
20. Hand Sanitizer
Hand
sanitizer adalah cairan pembersih yang digunakan seseorang untuk membersihkan
virus dari tangannya untuk mengurangi risiko penularan virus.
21. Chloroquine
Chloroquine
adalah obat yang digunakan untuk mengobati malaria. Obat ini sedang
dieksplorasi dan diuji sebagai pengobatan yang mungkin untuk virus corona covid
WFH dan #Dirumahsaja
22. Work
From Home
Work
From Home adalah kebijakan yang diciptakan oleh pemerintah untuk mengurangi
penyebaran virus corona dengan cara melakukan aktivitas bekerja dari rumah
masing-masing.
23. #Dirumahaja
#Dirumahaja
adalah gerakan untuk masyarakat Indonesia agar tidak melakukan aktivitas di
luar rumah jika tidak diperlukan dan menghindari membuat kerumunan.
24. Imun
Imun
adalah bentuk perlindungan diri pada tubuh yang memungkinkan seseorang tidak
mudah terserang suatu penyakit tertentu.
25. WHO
WHO
adalah singkatan dari World Health Organization, sebuah badan PBB yang berbasis
di Jenewa, Swiss.Tugas utama WHO yaitu membasmi penyakit, khususnya penyakit
menular yang sudah menyebar luas.
26. Ventilator
Ventilator
adalah alat yang membantu pasien bernafas. Alat ini memompa oksigen ke paru-paru
dan menghilangkan karbondioksida melalui tabung.
27. Viral Load
Viral
load adalah jumlah virus dalam sampel, terutama darah seseorang atau cairan
tubuh lainnya. Viral load biasanya diukur untuk mengetahui apakah seseorang
terinfeksi atau tidak.

Denger-denger desinfektan itu kita bisa buat sendiri yah? Apa betul kak?
BalasHapusIya betul, desinfektan itu bisa di buat sendiri. Aku rekomendasikan paikai cairan pemutih yang mengandung natrium hipoklorit atau cairan pembersih karbol yang mengandung benzalkonium klorida. Kedua produk rumah tangga tersebut dianggap ampuh dalam membunuh bakteri dan mikroorganisme spektrum luas.
HapusSemoga bermanfaat. 🙌